Rencana Strategis

DINAS KESEHATAN
Periode 2013-2017

Visi
  • Cilacap sehat, mandiri dan sejahtera
Misi
  1. Meningkatkan upaya kesehatan secara merata, terjangkau dan bermutu bagi seluruh masyarakat
  2. Meningkatkan koordinasi lintas sektoral, kemitraan dan peran serta masyarakat
  3. Meningkatkan mutu sumber daya kesehatan serta mengembangkan sistem informasi kesehatan terpadu
  4. Meningkatkan kualitas lingkungan sehat dan pengendalian penyakit serta penanggulangan kejadian luar biasa
Kebijakan
  1. Peningkatan partisipasi masyarakat berperilaku hidup sehat
  2. Peningkatan fungsi sarana prasarana kesehatan
  3. Peningkatan sumber daya manusia
  4. Peningkatan sistem informasi kesehatan dan kewaspadaan/deteksi dini untuk kasus penyakit menular dan endemik
  5. Peningkatan perencanaan pembangunan yang berwawasan kesehatan
  6. Peningkatan kesehatan ibu, bayi dan balita
  7. Peningkatan status gizi msyarakat

Rencana Strategis

No Tujuan Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target Per Tahun
20132014201520162017
1 Menurunkan angka kesakitan dan angka kematian penyakit serta mencegah meluasnya Kejadian Luar Biasa (KLB) Menurunnya angka kesakitan dan kematian, penyakit, serta KLB Angka Harapan Hidup Tahun 77,29 77,71 78,13 78,15 78,97
Penderita DBD yang ditangani Persen 100 100 100 100 100
Cakupan desa/kelurahan mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan epidemiologi <24 jam Persen 100 100 100 100 100
Cakupan Desa UCI 100% Persen 100 100 100 100 100
Penemuan dan tatalaksana kasus HIV/AIDS (VCT, CST, Akses ARV, PMTCT) Persen 50 70 80 90 100
Cakupan lansia yang mendapatkan pelayanan kesehatan Persen 30 40 50 60 70
Penemuan penderita baru TB BTA positif Persen 80 85 90 95 100
2 Menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan prevalensi gizi buruk pada balita Menurunnya Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan prevalensi gizi buruk pada balita Angka Kematian Balita (AKABA) Per 1000 kelahiran hidup 10,14 10,05 10,05 11,8 9,8
Angka Kematian Ibu (AKI) kasus 29 26 22 22 21
Cakupan pelayanan ibu nifas Persen 98 98,4 95 95 100
Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan Persen 97 97 97 97 97
Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani Persen 100 100 100 100 100
Cakupan kunjungan ibu hamil K4 Persen 95 95 95 95 100
Angka Kematian Bayi (AKB) Per 1000 kelahiran hidup 9,3 9,3 9,1 9,1 9
Cakupan pelayanan kesehatan anak balita Persen 87 89 90 90 100
Cakupan kunjungan bayi Persen 90 90 90 90 100
Cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani Persen 68 70 75 80 85
Terwujudnya peningkatan gizi masyarakat Cakupan pemberian makanan pendamping ASI pada anak usia 6-24 bulan pada keluarga miskin Persen 80 85 90 100 100
Cakupan balita gizi buruk mendapatkan perawatan Persen 100 100 100 100 100
Persentase gizi buruk Persen 0,05 0,04 0,03 0,02 0,015
3 Meningkatkan kualitas lingkungan, kemampuan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat serta kemandirian individu, keluarga dan masyarakat Terwujudnya lingkungan hidup yang sehat Proporsi penduduk yang dapat akses ke jamban (baik sendiri maupun umum) Persen 65 68 70 72 75
Terwujudnya rumah tangga sehat Persentase rumah tangga pengguna air bersih Persen 66 70 75 80 80
4 Meningkatkan pembinaan, pengendalian dan pengawasan dalam rangka ketersediaan, pemerataan, mutu dan pelayanan dibidang farmasi termasuk obat asli Indonesia, makanan minuman dan perbekalan kesehatan Terwujudnya pembinaan, pengendalian dan pengawasan, ketersediaan farmasi, makanan minuman dan perbekalan kesehatan Cakupan temuan makanan yang mengandung zat adiktif berbahaya Persen 0 30 35 40 40
Masyarakat terlindungi dari produk farmasi, makanan minuman yang tidak memenuhi syarat Persen 100 100 100 100 100
Persediaan obat dan perbekalan kesehatan Persen 100 100 100 100 100
5 Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pelayanan kesehatan Terwujudnya peningkatan akses masyarakat akan pelayanan kesehatan yang bermutu dan tertanganinya kasus/permasalahan kesehatan pada kelompok masyarakat rentan, daerah perbatasan dan terpencil Pencapaian SPM kesehatan Persen 30 50 70 90 100
Indeks Kepuasan Masyarakat Poin 60 65 70 75 80
6 Meningkatkan mutu sumber daya kesehatan melalui pengembangan dan implementasi regulasi dan pengembangan profesionalisme dalam menghadapi era globalisasi Terwujudnya peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya kesehatan melalui pengembangan dan implementasi regulasi dan pengembangan profesionalisme Dokter per 100.000 penduduk (standar Kemenkes 40) Per 100.000 penduduk 4,2 4,41 4,62 4,82 5,03
Bidan per 100.000 penduduk Per 100.000 penduduk 44,76 44,83 44,89 44,96 45,02
Rasio bidan desa terhadap desa Poin 2,77 2,79 2,8 2,82 2,83
Terwujudnya kesiapan sumber daya kesehatan dalam menghadapi persaingan global Cakupan puskesmas terhadap kecamatan Persen 158,33 158,33 158,33 158,33 162,5
Rasio RS terhadap penduduk Per 1000 penduduk 0,00548 0,00548 0,00548 0,00548 0,00548
7 Mengembangkan sistem informasi kesehatan terpadu dan penelitian kesehatan sesuai perkembangan IPTEK Terwujdunya sistem informasi kesehatan terpadu dan pemanfaatan hasil penelitian dalam pengambilan keputusan Informasi perilaku hidup bersih dan sehat persen 30 50 70 90 100
8 Mewujudkan pembiayaan jaminan pemeliharaan kesehatan bagi masyarakat khususnya masyarakat miskin dan rentan Meningkatnya cakupan jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat khususnya masyarakat miskin dan rentan Persentase pasien penduduk miskin rawat jalan terhadap jumlah penduduk miskin Persen 75 70 65 60 55
Cakupan pelayanan kesehatan rujukan kepada penduduk miskin Persen 100 100 100 100 100
Cakupan pelayanan kesehatan dasar kepada penduduk miskin Persen 100 100 100 100 100