Rencana Strategis

DINAS KETENAGAKERJAAN DAN PERINDUSTRIAN
Periode 2013-2017

Visi
  • Terwujudnya Tenaga Kerja yang kompeten, produktif, dan Hasil Industri Masyarakat Kabupaten Cilacap berdaya saing
Misi
  1. Meningkatkan Profesionalisme Sumber Daya Manusia Ketenagakerjaan dan Perindustrian
  2. Meningkatan Kompetensi dan Produktifitas Tenaga Kerja
  3. Meningkatkan Pembinaan Hubungan Industrial dan Kesejahteraan Pekerja
  4. Menciptakan Hubungan Industrial yang Harmonis dengan Peningkatan Perlindungan dan Pengawasan Tenaga Kerja
  5. Menumbuhkan Central-Central Industri
  6. Meningkatkan Kemampuan Teknologi Pelaku Industri
  7. Mengoptimalisasai Pemanfaatan Potensi Daerah dalam menunjang Industri Lokal
  8. Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas dalam Penyelenggaraan Ketenagakerjaan dan Perindustrian
Kebijakan
  1. Meningkatkan Kesempatan Kerja Untuk Mengurangi Pengangguran
  2. Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja melalui Kegiatan dan Pelatihan Kerja
  3. Meningkatkan Pengawasan Tenaga Kerja serta Optimalisasi Lembaga Ketenagakerjaan
  4. Membentuk Sentra-Sentra Industri Potensial Daerah
  5. Menyelenggarakan dan Memfasilitasi Bantuan Sarana dan Prasarana Teknologi Industri
  6. Penggalakkan Kegiatan Penyebaran Informasi dan Promosi Luar Negeri bagi Pencari Kerja

Rencana Strategis

No Tujuan Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target Per Tahun
20132014201520162017
1 Meningkatnya Kualitas dan Produktifitas Tenaga Kerja serta Kesempatan Kerja Meningkatnya Kualitas dan Produktifitas Tenaga Kerja Rasio Angkatan Kerja yang Bekerja Persentase 91 92 93 94 95
Cakupan Tenaga Kerja = yang mendapatkan Pelatihan berbasis Kompetensi Persentase 37 50 62 75 75
Cakupan Tenaga Kerja = yang mendapatkan Pelatihan Berbasis Masyarakat Persentase 30 40 50 60 60
Cakupan Tenaga Kerja = yang mendapatkan Pelatihan Kewirausahaan Persentase 30 40 50 60 60
2 Mengurangi Tingkat Pengangguran Meningkatnya Kesempatan Kerja Tingkat Penangguran Persentase 8,78 7,83 6,89 5,94 5
Cakupan Pencari Kerja = Terdaftar yang ditempatkan Persentase 34,8 46,4 58 70 70
3 Meningkatnya Jaminan Sosial dan Perlindungan Tenaga Kerja Meningkatnya Perlindungan Lembaga Ketenagakerjaan Jumlah Kasus Konflik Industrial Menurun Kasus 10 10 10 10 10
Cakupan Pekerja/Buruh yang menjadi Peserta Program Jamsostek Aktif Persentase 58 61 64 67 70
Upah Riil Tenaga Kerja (UMK) Rupiah 986.000 1.180.000 1.239.000 1.301.000 1.301.000
4 Meningkatnya Daya Saing Industri Berkembangnya Industri Kecil dan Menengah Pertumbuhan Jumlah Industri Persentase 3,38 3,38 3,38 3,38 3,38
Persentase One Village Buah 6 6 6 6 6
5 Menciptakan Suber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan Berdaya Saing Mengembangkan Kemampuan Pelaku Industri dan Kemampuan Teknologi Indsutri sebagai faktor Penguat Daya Saing Jumlah IKM yang dikembangkan melalui Pembinaan Kemampuan Teknologi Industri Persentase 100 100 100 100 100
Jumlah Pengusaha Industri Kecil yang telah mengikuti Pelatihan Persentase 3,24 3,24 3,24 3,24 3,24
6 Menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing
7 Meningkatkan Sentra-Sentra Industri Potensial Berkembangnya Sentra-sentra Indsutri Potensial Persentase Pertumbuhan Industri Persentase 3,38 3,38 3,38 3,38 3,38
Jumlah IKM yang memiliki Penunjang Usaha Unit 16,4 16,4 16,4 16,4 16,4